Jumat, 28 Mei 2010

kisah sedih

Luka ku di balut 
dengan perban duri..
di basuh dengan air garam....
di obati dengan tetesan air jeruk nipis....

Perih.....perih ....perih sekali.....
tangisan kesakitanku tak lagi di perdulikan.....

Semuanya buta....
karena berkacamatakan keangkuhan.....
dan berbaju keegoisan.....

Tak ada orang yang bisa
di ajak untuk berbagi.....
sekedar untuk menyelami hati ini....

Tersiksanya hati ini....
atas perlakuan mereka....
hanya mampu melarang , melarang dan melarang.....

Deraian air mataku semakin deras....
tapi tak ada yang mau mengerti....
kenapa aku menangis....?

Seseorang mengaku-ngaku sebagai ayah....
mengaku sudah merawatku sejak kecil....
tapi aku menganggap dia gila....
karna memang gila.....

Kata-kata yang menyiksa...
ku tumpuk dan ku tumpuk...
lalu ku letakkan dalam ruang kebencian....

Kini tumpukan itu telah menjadi....
sebutir bom dendam....
dan suatu sa'at akan ku ledakkan ....
jika waktunya tepat.....